MA Beri Hukuman Tiga Bulan, Jupe Kecewa

FOKUSMANADO.COM / Julia Perez  

FOKUSMANADO.COM, JAKARTA – Mahkamah Agung secara bulat menyatakan artis Julia Perez bersalah dan harus dihukum penjara selama tiga bulan. Hal ini diputuskan sebagai bagian untuk memberikan pelajaran kepada Jupe karena dirinya terbukti melakukan penganiayaan.

“Perihal hukuman itu memang diputuskan karena terdakwa bersalah. Selain itu untuk memberi pelajaran buat Jupe karena dia terbukti sebagai pihak yang memulai perkelahian,” ujar sumber di Mahkamah Agung, Jumat (14/12/12).

Hakim memang memutuskan secara bulat dan tanpa dissenting opinion, karena Jupe dinilai sebagai pihak yang pertama kali memulai perkelahian dengan Dewi Perssik saat melakukan adegan di film ARWAH GOYANG JUPE-DEPE.

“Yang memberatkan memang karena terdakwa yang mengawali penganiayaan. Sudah dilerai tetapi tetap menganiaya korban,” ujar sumber tersebut.

Namun hukuman tiga bulan penjara yang dibebankan pada Julia Perez membuatnya hanya bisa bersabar. Jupe bahkan meminta doa kepada para penggemarnya untuk permasalahan yang dihadapinya.

“Buat para jupenizer yg mau sholat jumat..jgn lupa doain mamita yaaa.. *hugs*,” tulis Jupe dalam akun twitternya @juliaperrez hari ini.

“I’m still here with u jupelizious and jupenizer..just pray for me love u forever,” tulis Jupe dalam twitt selanjutnya.

Mantan kekasih pesepakbola Gaston Castano ini memang belum mau berbicara secara langsung kepada wartawan. Saat teleponnya dihubungi, Jupe sepertinya memang terdengar menghindar.

“Saat ini, saya belum tahu soal berita itu, dan belum berkomunikasi dengan Jupe, saya lagi libur. Belum menghubungi Jupe juga,” ujar seseorang di balik nomer telepon Jupe saat dihubungi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mahkamah Agung memutus bersalah Julia Perez. Vonis itu sekaligus menganulir putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) yang hanya menghukum percobaan tiga bulan penjara.

Dengan putusan Mahkamah Agung menyatakan, Julia Perez bersalah dan harus menjalani hukuman selama 3 bulan penjara. Menanggapi ini, pengacara yang juga mantan kuasa hukum Jupe, Kartika Yosodiningrat, mengaku kecewa.

“Secara pribadi saya sebenarnya kecewa. Sebab, berdasarkan saksi-saksi dan alat bukti yang digelar selama persidangan di tingkat pertama, Jupe itu tidak melakukan apa yang telah didakwakan kepadanya,” kata Kartika saat dihubungi wartawan via telpon, Jumat (14/12/12).

Diakui oleh Kartika, sebenarnya awal pertengkaran tersebut berdasar skenario film ARWAH GOYANG PERAWAN.

“Apa yang dilakukan (menganiaya Dewi Perssik) itu hanya menjalankan skenario dan perintah sutradara saja. Kalau dibilang Jupe melakukan tindak penganiayaan, di persidangan itu tidak terbukti melakukannya lho. Tapi, sekali lagi, sekarang tergantung majelis hakim agung di MA,” kata Kartika.

Lalu, apa saran yang harus dilakukan Jupe menurut Kartika?

“Kasasi ini sudah inracht (berkekuatan hukum tetap). Tapi kan masih ada upaya untuk melakukan PK. Meski ada upaya PK nantinya, tidak menunda jaksa melakukan eksekusi. Jupe masih bisa PK. Hukum itu kan hakekatnya keadilan. PK memang tidak mengurangi hukuman, hanya menentukan benar atau salahnya seseorang saja,”tukasnya.(kapanlagi.com/fm)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s