Wali Kota: Manado Maju, Masyarakat Juga Harus Lebih Sadar

FOKUSMANADO.COM / Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA 

FOKUSMANADO.COM, MANADO – Jelang akhir tahun, Walikota Manado, Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, Sabtu (29/12/12) didampingi kepala SKPD mengadakan konferensi pers  dengan media cetak, televisi, radio dan media online.

“Banyak hal positif yang berhasil dicapai meskipun masih ada beberapa hal yang masih terus dilakukan dan ditingkatkan untuk memenuhi harapan masyarakat. Semua hal positif yang dicapai karena kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk media,”ujar Lumentut di depan media.

Lanjutnya, capaian PAD  kota Manado telah mencapai 100 % lebih.

“Baru pertama kali kita capai. Belum pernah dicapai sebelumnya. Ini dicapai karena ada komitmen seluruh pejabat di jajaran pemerintah kota Manado untuk mengikuti ketentuan yang berlaku dan karena dukungan masyarakat,”tuturnya.

Ia juga mengatakan, tidak perlu loyal kepada pribadi, tapi loyal kepada tugas.

“Ada yang loyal pada tugas, ada yang apatis, dan yang lainnya hanya memperhatikan dirinya sendiri tanpa koordinasi,”tegasnya.

Dikatakannya juga, mengenai pertumbuhan ekonomi kota Manado 8,37 % tahun 2011 meningkat menjadi 9 % lebih  tahun 2012 adalah karya bersama.

“Dari sisi dunia usaha terjadi loncatan yang luar biasa. Akselerasinya lebih cepat dari yang direncanakan. Meski diakui ada yang ketinggalan, yaitu banjir sampah, banjir air dan banjir kendaraan yang terus diupayakan solusinya,”tandasnya.

Ditambahkannya,  PBL 60 % tahun 2012 yang belum terealisasi akan dilanjutkan pada tahun 2013. Menurut Walikota yang juga sebagai ketua PELTI ini bahwa  pada 31 Desember 2012 akan dicanangkan tiga program, yaitu Brenti Jo Melanggar Aturan, Universal Coverage untuk layanan kesehatan gratis bagi  seluruh masyarakat kota Manado,  dan program bebas kendaraan bermotor pada setiap hari Jumat  untuk mendukung program ‘Langit Biru’ Kementerian Lingkungan Hidup.

“Kemacetan semata-mata bukan karena banyak kendaraan, tapi juga karena masyarakat banyak melanggar aturan berlalu lintas, misalnya memarkir kendaraan di tempat yang dilarang. Rencana jalan lingkar ‘Kawin’ dan ‘Mawin’ (Kairagi-Winangun dan Malalayang-Winangun), antara lain adalah  solusi untuk mengatasi kemacetan. Masyarakat kota Manado harus lebih sadar dalam aturan lalu lintas,”pungkasnya.(Nikson)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s