Anggaran 2013 Sulut Capai Rp. 15,95 T

Foto FOKUSMANADO.COM / Saat penyerahan DIPA Abdul Rachman Ritongga BERSAMA Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang 

FOKUSMANADONEWS.BLOGSPOT.COM, PEMPROV – Khusus untuk Provinsi Sulawesi Utara, alokasi anggaran yang telah ditetapkan untuk tahun anggaran (TA) 2013 mencapai Rp.15,95 Triliun, yang terdiri dari dana transfer (DAK/DAU) sebesar Rp. 9 Triliun dan dana non tranfer (bagi hasil) sebesar Rp. 6,95 Triliun

Hal itu dijelaskan, Direktur Sistem Perbendaharaan  Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu RI Abdul Rachman Ritongga, mengawali acara penyerahan Daftar isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2013 yang diserahkan Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang di ruang Mapalus, Senin (17/12) siang.

Disebutkan, rinciannya sebagai berikut, Satker kantor pusat kementerian/lembaga sebesar Rp. 2,7 Triliun, Satker vertikal kementerian/lembaga sebesar Rp. 3,54 Triliun, SKPD dalam rangka dekonsentrasi sebesar Rp. 285,97 Milyar, SKPD dalam rangka tugas pembantuan Rp. 240.95 Milyar,SKPD dalam rangkaurusan bersama Rp. 192,91 Milyar, Transfer ke kas daerah untuk provinsi Rp. 1,31 Triliun dn tranfer ke daerah  untuk kab/ko Rp. 7,69 Triliun.

“Ritongga mengatakan, berkaitan dengan DIPA TA 2013 yang diserahkan pada hari ini (kemarin) red dilaporkan jumlah seluruhnya sebanyak 554 DIPA, dengan total pagu sebesar Rp. 6,95 Triliun  rinciannya sebagai berikut, DIPA Satker K/L kantor pusat sebanyak 33 DIPA, total pagu sebesar Rp. 2,7 Triliun, DIPA Satker Vertikal K/L di daerahsebanyak 347 DIPA, total pagu Rp. 3,54 Triliun, DIPA Dekonsentrasi sebanyak 66 DIPA, total pagu sebesar Rp. 285,97 Milyar, DIPA Tugas Pembantuan sebanyak 90 DIPA, total pagu Rp. 240,96 Milyar, DIPA Urusan bersama sebanyak 18 DIPA, total pagu sebesar Rp. 192,91 Milyar,”jelasnya.

Untuk itu ditahun 2013, peran dan fungsi unit-unit pengawasan internal maupun unit-unit pengendalian mutu di setiap SKPD perlu dioptimalkan khususnya dalam melakukan monitoring terhadap satker-satker yang kinerja penyerapan anggaran rendah. Kendala-kendala yang menjadi penyebab lambatnya penyerapan anggaran, segera diidentifikasi dan dirumuskan solusinya. Selain itu, aparat pengawasan internal kiranya dapat membina satker-satker dilingkungan kerja masing-masing sehingga penggunaan  anggaran dijamin lebih efisien, efektif, dan dapat dipertanggung jawabkan, harap Ritongga.

Hadir Wagub Dr. Djouhari Kansil, MPd, Sekprov Ir. Siswa R Mokodongan, Unsur Forkompimda dan pejabat teras Pemprov dan kab/kota.(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s