Longsor di 8 Titik Kota Manado Memakan Korban

FOKUSMANADO.COM / Saat Evakuasi Longsor di Winangun Jambore atas 

FOKUSMANADO.COM, MANADO – Wali Kota Manado Dr. Ir. GS. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, bergerak cepat usai menerima informasi adanya korban jiwa atas peristiwa bencana tanah longsor di Kelurahan Winangun I Lingkungan V Manado Minggu (30/12/12) malam, usai membawakan sambutan pada perayaan Natal bersama Umat katolik se-Kevikepan Manado, Walikota bersama istri tercinta Paulina Lumentut Runtuwene dan ke 4 anak terkasih, sekira pukul 18.45 Wita, langsung meluncur cepat ke ruangan jenasah Rumah Sakit Prof Kandouw Malalayang.

Tiba di teras ruangan jenasah Wali Kota disambut isak tangis keluarga Ibu Meydi Sarongsong, dan disana terlihat dua jenasah yang sudah terbujur kaku. Kedua jenasah yaitu Alamarhum Robby Sarongsong 50 tahun (anak) dan Almarhumah Ibu Marta Langi 74 tahun (orang tua). Keduanya adalah korban dalam peristiwa yang mengenaskan sekitar pukul 15.00 wita siang.

FOKUSMANADO.COM / Korban Longsor yang Meninggal Dunia saat di kunjungi Wali Kota Manado 

Dalam kunjungan ini, Wali Kota turut merasakan duka keluarga, dan merasa cukup terpukul terkait adanya korban jiwa, dalam persitiwa yang tidak pernah diinginkan itu. Sehingga sebagai bentuk dukacita dan kepedulian, Pemkot Manado menanggung seluruh biaya dari keluarga yang berduka, yang direncankan dibawa ke rumah duka di Motoling Kabupaten Minahasa Selatan.

“Pemko Manado tentunya memberikan simpati dan bentuk kepedulian kepada keluarga, semua yang terkait dengan kebutuhan dengan persiapan pemakaman korban ditanggung oleh pemkot mulai dari peti dan perlengkapannya, kendaraan untuk mengangkut jenasah hingga pemakam hingga ke Minahasa Selatan, kami akan memberikan pendampingan dan Pemkot akan menanggung seluruh kebutuhan sampai tibanya jenasah  dikampung halaman,” tegas Wali Kota, langsung dari lokasi ruangan jenasah.

Lanjutnya, kejadian ini adalah sebuah bencana. Yang oleh seluruh umat manusia tidak menginginkannya terjadi. Karenanya bagi keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan sabar dalam menghadapi pencobaan ini.

“Ini bencana yang tidak ada satu pun yang menyukainya. Suka atau tidak dimana dan kapan, sama sekali tidak dapat diketahui. Saat ini peristiwa itu telah merengkut 2 nyawa. Karena itu atas nama Pemkot Manado kami merasa berduka cita atas kejadian ini. Bagi kelurga saya berharap tetap sabar,”tuturnya.

Dari data yang ada se Kota Manado ada 8 kecamatan yang mengalami bencana longsor, namun hanya di kelurahan Winangun yang menelan korban jiwa.(Nikson)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s