Dicky Atotoy: Program Brenti Jo Bagate Belum Maksimal

FOKUSMANADO.COM / Dicky Atotoy Kapolda Sulut 

FOKUSMANADO.COM, MANADO – Di Sulawesi Utara (Sulut) masih ada juga berbagai kasus kriminal, bunuh diri, KDRT dan lainnya disebabkan mengkonsumsi minuman keras (miras) secara berlebihan dan menjadi pemicu terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan. Terlihat dengan masih adanya kasus – kasus seperti itu, Program Polisi Daerah (Polda) Sulut “Brenti Jo Bagate” ternyata belum maksimal dalam penerapannya. Demikian dikatakan Kapolda Brigjen Dicky Atotoy, Selasa (15/01/13) Kemarin.

“Memang program Brenti jo bagate dari Polda Sulut masih belum maksimal. Namun dibanddingkan dengan jumlah kasus sejak tahun 2011 sampai 2012 mengalami penurunan,”ujarnya.

Lanjutnya, program ini akan berjalan secara bertahap serta menuntut kesadaran bagi seluruh masyarakat untuk saling membantu.

“Untuk itu, saya harapakan bagi para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar sering mengingatkan warganya supaya Stop jo bagate, ini demi kepentingan keamanan Sulut kedepan,”tuturnya seraya menambahkan, program ini tidak berjalan dengan maksimal jika tidak ada kerjasama semua element di Sulut.

“Mari kita bersama – sama untuk membangun Sulut yang aman, bekerjasama memberantas para pemabuk yang tidak tahu aturan,”pungkasnya.(Red)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s