Liando : Setengah saja Janjinya Direalisasikan, Dampak Luar Biasa

Dr Ferry Liando 

Minahasa – Tinggal menunggu waktu untuk pasangan JWS – Ivansa dilantik sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa. Jika tidak ada halangan, dua orang ini akan secara resmi dilantik pada 17 Maret mendatang.

Jelang masa kepemimpinannya, JWS-Ivansa diingatkan untuk tetap melaksanakan komitmen mereka sesuai yang dijanjikan pada masa kampanye. Pengamat politik Sulut, Dr Ferry Liando saat diwawancarai Tribun Manado, Sabtu (19/1/2013) menjelaskan, saat kampanye, pasangan ini mengumbar banyak program dan janji untuk membangun Minahasa.

“Ada banyak program dan janji yang telah disampaikan pada masyarakat. Bagi saya, setengah saja dari semua yang dijanjikan itu bisa ditepati maka akan sangat terasa pembangunan di Minahasa. Tidak perlu semuanya ditepati, setengah saja akan memberikan dampak yang luar biasa,” ujarnya.

Liando menjelaskan, hal penting yang harus dilakukan pertama kali oleh pasangan ini adalah kembali menyatukan semua kekuatan warga di Minahasa. Menurutnya, saat ini potensi perpecahan sebagai dampak pemilukada masih terjadi. Menurutnya, warga terbagi menjadi lima kelompok dan perpecahan ini harus segera disatukan kembali.

Menurutnya, tugas JWS dan Ivansa sebagai pemimpin yang baru harus bisa meyakinkan semua masyarakat Minahasa untuk melupakan semua perbedaan pilihan. Menurutnya, persatuan semua warga bisa menjadi kunci dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Paling utama adalah melakukan sosialisasi konsolidasi kepada masyarakat. Sebagai pemimpin, pasangan ini harus bisa merangkul semua masyarakat dan melibatkan mereka dalam program pembangunan,” ujarnya.

Saat dimintai tanggapan soal rencana reformasi birokrasi yang akan dilakukan pada awal masa kepemimpinan JWS-Ivansa, Liando mengatakan, program tersebut sebenarnya tidak perlu dilaksanakan pada awal masa kepemimpinan. Menurutnya, tidak baik jika para pejabat diganti tanpa melihat kinerja mereka.

“Reformasi birokrasi atau penggantian posisi pejabat sebaiknya tidak dilaksanakan sejak awal. Harus ada kajian dan parameter penilaian yang jelas untuk menentukan posisi pejabat,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, jika memang ada pejabat yang potensial dan memiliki kemampuan pada bidangnya maka pejabat tersebut harus diperhatikan. Jangan menilai posisi pejabat berdasarkan keberpihakan saat pemilukada. Menurutnya, bukan rahasia lagi jika dalam setiap pelaksanaan pemilukada, para pejabat sering menjadi korban untuk mendukung pimpinan mereka.

Sumber: manado.tribunnews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s