Warga Masih Keluhkan Limbah Pasar Sagerat

FOKUSMANADO.COM / Saat Pemko Bitung lakukan Sosialisasi Pasar Girian 

BITUNG, FOKUSMANADO.COM – Memantapkan persiapan relokasi pasar girian ke pasar induk Sagerat yang rencananya tanggal 23 februari nanti, Pemerintah Kota (Pemko) Bitung, gelar sosialisasi sekaligus berdialog dengan para pedagang, yang berlokasi di pasar induk Sagerat di kelurahan Sagerat weru II kecamatan Matuari, Rabu (23/01/13) Kemarin.

Pertemuan ini dipimpin oleh assisten I bidang pemerintahan dan kesra Fabian Kaloh, SIP. MSi, asisiten II bidang ekonomi dan pembangunan serta instansi terkait yakni kadis pasar Drs. Arnold Karamoy, kadis kelautan dan perikanan Ir. Hengky Wowor, kadis pertanian dan kehutanan Ir. L. Macawalang, dinas perhubungan, dinas kebersihan dan hadir juga anggota DPRD kota Bitung Nelly Worotican dan Syarifudin ILa.

Dalam sosialisaoi ini nampak dihadiri oleh tujuh ratusan pedagang yang terdaftar di pasar Girian.

Kaloh, Kaeng dan Karamoy menjelaskan, penempatan pasar Induk Sagerat diprioritaskan bagi para pedagang yang terdaftar dan berjualan di pasar Girian dan tidak diperuntukan bagi pedagang yang tidak terdaftar atau dakdakan.

Mereka pula menjelaskan, relokasi pemerintah kota Bitung berupaya agar pedagang dan pembeli dapat menikmati kenyamanan dalam bertransaksi dan melihat kondisi pasar Girian yang sudah sangat tidak layak apalagi jika musim penghujan.

”Dengan perkembangan kota Bitung yang semakin pesat dibarengi dengan jumlah penduduk yang semakin besar kita membutuhkan infrastruktur yang memadai dan lebih modern sehingga pemko Bitung melihat perlunya dibangun pasar yang modern dan lebih layak dengan memperhatikan dampak terhadap lingkungan,”urai mereka.

Lanjut mereka, tentunya yang dikedepankan disini adalah kebijakan ini untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang.

“Yang pasti, disini pula tersedia listrik, toilet serta fasilitas kesehatan yang lebih representatif,” tambah mereka.

Dalam dialog yang berlangsung alot ini sebagian besar pedagang setuju untuk dilakukan relokasi dengan berbagai masukan seperti penempatan pedagang di pasar induk Sagerat di prioritaskan bagi para pedagang di pasar Girian, kemudian trayek transportasi dalam kota harus ada, sewa kios dan lapak lebih murah serta fasilitas pendukung untuk kelancaran bergadang harus tersedia dengan baik dengan pula memperhatikan limbah. mendengar keluhan ini, tim yang hadir setuju karena memang hal tersebut telah diantisipasi sebelumnya.(ndo)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s