S H Sarundajang: Alat Musik Kolintang Terus Dibudayakan

FOKUSMANADO.COM / Gubernur Sulut saat membuka acara Kongres I di Hotel Sutan Raja 

PEMPROV, FOKUSMANADO.COM – Kepada seluruh komponen masyarakat yang ada di Sulut untuk tetap melestarikan budaya musik Kolintang yang merupakan salah satu ciri khas kesenian Sulut. Demikian himbauan Gubernur Sulawesi Utara DR Sinyo Harry Sarundajang, saat membuka acara Kongres I Persatuan Insan Kolintang Nasional (Pingkan) yang diselenggarakan Jumat (25/01/13) Kemarin, bertempat di Hotel Sutan Raja, Minahasa utara.

“Musik kolintang merupakan satu dari berbagai ciri khas budaya yang ada di Sulawesi utara, dimana Kolintang merupakan satu warisan budaya bangsa yang bisa menjadi media komunikasi. Perekat bangsa,” ujar Gubernur.

Musik kolintang merupakan karya budaya para leluhur dan bumi Nyiur Melambai yang harus dilestarikan, dikembangkan dan diberdayakan agar eksistensinya semakin menjadi warna dan karakter Sulut.

Untuk itu Kolintang harus lebih dikembangkan dan dilestarikan, diera modern ini kolintang bisa di eksperimenkan  berkolaborasi dengan berbagai jenis musik lainnya yang ternyata bisa melahirkan satu keindahan, harmoni dan mampu melahirkan energi positif.

Gubernur menyatakan, melalui kongres Pingkan ini, diharapkan menjadi satu media untuk memadukan berbagai program kegiatan strategis, khususnya untuk membina dan mengembangkan musik kolintang yang merupakan warisan budaya bangsa.

“Kongres ini sebagai landasan pembangun, landasan kemajuan bersama, dan landasan sukses bagi masa depan musik tradisional kolintang, untuk dapat bersua di pentas nasional serta global demi masa depan bangsa dan negara tercinta,” ucap Gubernur.

Turut hadir dalam kongres tersebut, Ketua Pembina Pingkan Ibu Lies Purnomo Yusgiantoro selaku Ketua DWP Kemetrian Pertahanan, Ketua DWP Kementrian Perhubungan RI Adelina Mangindaan Tumbuan yang juga selaku Penasehat Pingkan, Ketua Tim Penggerak PKK Sulut Ibu Deitje Laoh  Sarundajang Tambuwun, Wakil Ketua TP PKK Sulut Ibu Meike Kansil Tatengkeng, Dirjen Ekonomi Kreatif Kemenparekokreatif Prof DR. Aman Syah,  Deputi I Menkokesra Willem Rampangiley, dan sejumlah tokoh Budaya Sulut.(Alex)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s